BUDIDAYA RUMPUT PAKCHONG

Dipublikasikan pada 26 Februari 2024 13:31:29

BUDIDAYA RUMPUT PAKCHONG

Rumput merupakan salah satu tanaman yang banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak karena didalamnya terkandung nutrisi yang dibutuhkan oleh hewan ternak. Salah satu jenis rumput yang banyak digunakan oleh peternak yaitu rumput pakchong. Rumput pakchong memiliki beberapa kelebihan dibandingkan jenis rumput lainnya seperti memiliki tingkat produktivitas yang tinggi, mengandung protein yang tinggi, dan tidak ada bulu-bulu halus pada permukaan daunnya. Seperti yang dilakukan oleh Pak Yani, seorang petani yang juga perangkat Desa asal Parakan, Kabupaten Temanggung yang sudah menggeluti budidaya rumput pakching selama 2 tahun. Walaupun baru 2 tahun akan tetapi hasil yang didapatkan menurutnya sangat menguntungkan. Hanya dengan 2 kali panen saja beliau sudah bisa balik modal, hal ini menjadi ide bisnis yang sangat menarik dan tentunya menjanjikan.

Pak Yani menanam rumput pakchong pada lahan seluas 3000 m2, dengan luas lahan tersebut menghabiskan bibit sekitar 4,5 juta rupiah. Salah satu yang sangat menarik yaitu tanaman rumput pakchong sekali tanam bisa panen terus selama 9 tahun, dengan catatan perawatan tanaman dilakukan dengan baik dan benar. Perawatan tanaman rumput pakchong ini cenderung mudah sama seperti rumput pada umumnya. Penyiraman dilakukan setiap 1 minggu sekali pada musim kemarau. Pemupukan menggunakan pupuk urea dimuali dari 7 hari setelah muncul tunas, setelah itu dilanjutkan pemberian urea pada umur 15 hari, dan yang terakhir pada umur 30 hari. Dari awal tanam hingga panen kebutuhan pupuk urea untuk luas lahan 3000 m2 sekitar 1 kwintal yang diaplikasikan menjadi 3 tahap. Rumput Pakchong sangat jarang sekali terserang hama dan penyakit sehingga memudahkan kita dalam perawatan. Rumput pakchong dapat dipanen setelah ber umur 1,5 bulan dari awal muncul tunas. Panen pertama rumput pakchong bisa menghasilkan 300 bongkok/ ikat per 3.000 m2, hasil panen akan terus meningkat setelah panen pertama hingga mencapai 500-800 ikat.

Di pasaran harga rumput pakchong per bongkok/ ikat sekitar 10 ribu rupiah, jika dikurangi dengan biaya perawatan keuntungan yang didapatkan setiap kali panen sangat menjanjikan. Selama ini Pak Yani memasarkan rumput pakchong melalui media sosial, aplikasi Tani Link, dan langsung ke beberapa peternak.


Untuk lebih jelasnya bisa klik link video youtube berikut ini
https://youtu.be/FfNvFwq52h4?si=uv6I_mKfFm9Lx0HU